1. Teori Kemagnetan Bumi Teori kemagnetan bumi
menyatakan bahwa: “Bumi dapat dianggap sebagai sebuah magnet yang besar, dengan
kutub-kutubnya terletak dekat kutub-kutub bumi. Letak kutub utara magnet berada
dekat kutub selatan bumi, letak kutub selatan magnet berada dekat kutub utara
bumi”.
2. Sudut Deklinasi Ø
Sudut deklinasi adalah sudut yang dibentuk antara arah utara-selatan geografi
dengan arah utara-selatan kompas. Ø Daerah
khatulistiwa merupakan tempat yang sudut deklinasinya 90o dan deklinasi 0o
terjadi pada daerah kutub.
3. Sudut Inklinasi Ø
Sudut inklinasi adalah sudut yang dibentuk oleh medan magnetik (garis gaya
magnetik) di sembarang titik dengan arah horizontal permukaan bumi. Ø
Daerah khatulistiwa merupakan tempat yang sudut inklinasinya 0o dan daerah
kutub merupakan tempat yang sudut inklinasinya 90o .
MEDAN MAGNET DI SEKITAR ARUS LISTRIK
1.
Percobaan Oersted Hubungan antara kelistrikan dan kemagnetan dikemukakan
pertama kali oleh Hans Christian Oersted (1777 – 1851), ahli fisika dari
Denmark. Oersted menyimpulkan bahwa: a. Di sekitar kawat berarus listrik
terdapat medan magnetik. b. Arah medan magnetik bergantung pada arah arus
listrik yang melalui kawat.
2.
Medan Magnet di Sekitar Kawat Lurus Berarus Ø Garis-garis gaya
magnetik di sekitar kawat lurus berarus:
a. Membentuk pola lingkaran yang
sepusat.
b. Makin jauh dari kawat, makin kecil
kuat medan magnetiknya.
c. Makin besar kuat arus listrik
melalui kawat lurus, makin besar medan magnetiknya. Ø
Menentukan arah putaran garis-garis gaya magnetik di sekitar kawat lurus berarus digunakan aturan/kaidah tangan kanan, yaitu:
“Bila ibu jari tangan kanan menunjukkan arah arus listrik, maka arah garis gaya magnetik sama dengan arah jari-jari yang digenggamkan”. Ø
Untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan kawat berarus, kawat dapat dililitkan membentuk kumparan disebut solenoida. Untuk menentukan ujung yang menjadi kutub utara dapat digunakan aturan tangan kanan. Ibu jari menunjuk kutub utara.
3.
Elektromagnet Ø
Elektromagnet adalah suatu kumparan yang rongga di antaranya disisipi
bahan magnetik lunak, seperti besi.
Elektromagnet mempunyai sifat sebagai
berikut:
a. Sifat magnetiknya makin kuat bila
lilitan makin banyak dan arus listrik makin besar.
b. Sifat magnetiknya akan hilang sama
sekali bila arus listrik diputus.
c. Kekuatan magnetiknya dapat diubah
dengan mengubah kuat arus listrik.
d. Kutub-kutub elektromagnet dapat
dibalik.
Tiga cara memperbesar kekuatan
elektromagnet:
a. Menambah jumlah lilitan.
b. Menggunakan inti dari bahan yang sifat
magnetiknya kuat.
c. Memperbesar kuat arus yang melalui kumparan.
Elektromagnet paling kuat adalah bentuk tapal
kuda karena medan magnetiknya terpusat
pada celah diantara kedua kutubnya. Ø
Penerapan prinsip elektromagnet pada
teknologi: derek sampah besi dan baja, bel listrik, relai magnetik, circuit
breaker (pemutus daya listrik), pesawat telepon.


0 Comments