1.   


sumber gambar : https://seputarilmu.com/2019/10/bioteknologi.html


PA. Pengertian Bioteknologi 

 

Jika ditinjau dari asal katanya Bioteknologi itu terdiri dari 3 kata yaitu Bio, tekno dan logos. Masing-masing artinya adalah kehidupan, penerapan, dan ilmu atau secara umum biasanya kita mengenal dengan ilmu yang menerapakan atau memanfaatkan makhluk hidup dalam teknologi untuk produksi barang dan jasa. Makhluk hidup yang dimanfaatkan seperti Mikroorganisme berupa jamur ataupun bakteri.

Bioteknologi berasal dari kata Bios  hidup, Teuchos  alat, Logos  ilmu • Bioteknologi adalah teknologi yang memanfaatkan makhluk hidup atau bagiannya untuk menghasilkan produk bagi kesejahteraan manusia.

Didasarkan pada kerumitan prosesnya dapat dibedakan menjadi bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern.

A1. Bioteknologi  Konvensional 

 

-          Bioteknologi  Konvensional adalah bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme sebagai alat untuk menghasilkan produk dan jasa, misalnya jamur dan bakteri menghasilkan enzim tertentu untuk metabolisme tubuh sehingga diperoleh produk yang diinginkan. Contohnya tape, dibuat dengan memanfaatkan mikroorganisme pada ragi. 

-          Ciri-cirinya adalah :

Ø  menggunakan cara-cara/teknik sederhana, tanpa menggunakan alat-alat yang banyak atau rumit,

Ø  diproduksi dalam jumlah kecil serta tidak menggunakan metode/prinsip ilmiah. Bioteknologi ini biasanya hanya menggunkan satu mikroorganisme saja seperti bakteri dan fungi..

Ø  Pada umumnya melalui fermentasi.

Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen . Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi respirasi anaerobik anaerobik. • Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat.

Fermentasi alkohol • Fermentasi alkohol merupakan suatu reaksi pengubahan glukosa menjadi etanol (etil alkohol) dan karbon dioksida. Organisme yang berperan berperan yaitu Saccharomyces Saccharomyces cerevisiae cerevisiae (ragi) untuk pembuatan tape, roti atau minuman keras. Reaksi Kimia: • C6H12O6 → 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP

Fermentasi asam laktat • Fermentasi asam laktat adalah respirasi yang terjadi pada sel hewan atau manusia, ketika kebutuhan oksigen tidak tercukupi akibat bekerja terlalu berat • Di dalam sel otot asam laktat dapat menyebabkan gejala kram dan kelelahan kelelahan. Laktat yang terakumulasi terakumulasi sebagai produk limbah dapat menyebabkan otot letih dan nyeri, namun secara perlahan diangkut oleh darah ke hati untuk diubah kembali menjadi piruvat. Glukosa dipecah manjadi 2 molekul asam piruvat melalui glikolisis , membentuk 2 ATP dan 2 NADH

Fermentasi asam cuka • Fermentasi ini dilakukan oleh bakteri asam cuka (acetobacter aceti) dengan substrat etanol.

 

Macam macam produk bioteknologi konvensioanal:

1.      Tape

-       memanfaatkan mikroorganisme pada ragi. 

-       Bahan utama yang digunakan adalah singkong atau beras ketan.

-       Mikroorganisme mengubah zat organik menjadi zat organik lain yaitu singkong difermentasi menjadi tape dengan menggunakan khamir (jenis jamur pada ragi) yaitu Saccharomyces cerevisiae yang berfungsi mengubah glukosa menjadi alcohol.Fermentasi tape memanfaatkan respirasi anaerob (pernapasan tanpa oksigen) pada mikroorganisme.

2.      Yoghurt adalah hasil fermentasi susu menggunakan bakteri Streptococcus thermophillus atau Lactobacillus bulgaricus yang dapat mengubah laktosa pada susu menjadi asam laktat, pecahnya protein pada susu menyebabkan susu menjadi kental dan terasa. Proses penguraian ini disebut fermentasi asam laktat dan hasil akhirnya menjadi yogurt.

3.      Keju adalah bahan makanan yang dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat pada susu melalui proses pengentalan (koagulasi); dilakukan dengan bantuan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Yang dapat menghasilkan enzim renin, sehingga protein pada susu akan menggumpal dan membagi susu menjadi cair dan padatan (dadih).

4.      Tempe adalah makanan tradisional khas Indonesia hasil fermentasi. Fermentasi dilakukan dengan menumbuhkan jamur Rhizopus oryzae dan Rhizopus oligosporus pada biji kedelai. Pada proses pertumbuhan, jamur menghasilkan benang-benang yang disebut hifa. Hifa mengakibatkan biji  kedelai saling terikat dan membentuk struktur yang kompak. Saat pertumbuhan jamur, jamur membuat suatu enzim protease yang dapat menguraikan protein kompleks pada kedelai menjadi asam amino yang lebih mudah dicerna oleh tubuh manusia.

5.      Kecap adalah produk hasil bioteknologi yang terbuat dari kacang kedelai. Kedelai difermentasi menggunakan jamur Aspergillus wentii, kemudian kedelai hasil fermentasi dikeringkan dan direndam dalam larutan garam. Pembuatan kecap dilakukan melalui proses perendaman kedelai dengan larutan garam, sehingga pembuatan kecap dinamakan fermentasi garam.

6.      Jamur Aspergillus wentii merombak protein menjadi asam-asam amino, komponen rasa, asam, dan aroma khas.

7.      Pembuatan roti memanfaatkan fermentasi yang dibantu oleh yeast (khamir) yaitu Saccharomyces cereviciae. Yeast merupakan jamur yang ditambah pada adonan tepung dan menimbulkan proses fermentasi yang menghasilkan gas CO2 dan alkohol.

8.      Minuman beralkohol : Pembuatan minuman beralkohol menggunakan fermentasi dengan bantuan jamur Aspergillus oryzae. Jamur Aspergillus oryzae menghasilkan enzim amilase yang dapat menguraikan amilum menjadi glukosa atau gula. Selanjutnya, gula difermentasikan lanjut menjadi alkohol dan gas karbondioksida.

9.      Pemerintah memberi batasan dalam pengonsumsian alkohol melalui BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dengan memberikan rekomendasi batasan alkohol pada makanan dan minuman sebanyak – banyaknya 5%, jika lebih dari 2%, BPOM menyatakan makanan dan minuman tersebut berbahaya untuk kesehatan.

 

 

Sumber :

-       https://wirahadie.com/bioteknologi-pangan

-       https://tedjo21.files.wordpress.com/2009/09/06-ipa-kls-9-bab-5.pdf