1.
PA. Pengertian Bioteknologi
Jika
ditinjau dari asal katanya Bioteknologi itu terdiri dari 3 kata yaitu Bio,
tekno dan logos. Masing-masing artinya adalah kehidupan, penerapan, dan ilmu
atau secara umum biasanya kita mengenal dengan ilmu yang menerapakan atau
memanfaatkan makhluk hidup dalam teknologi untuk produksi barang dan jasa.
Makhluk hidup yang dimanfaatkan seperti Mikroorganisme berupa jamur ataupun
bakteri.
Bioteknologi berasal dari kata Bios hidup, Teuchos alat, Logos
ilmu • Bioteknologi adalah teknologi yang memanfaatkan makhluk hidup
atau bagiannya untuk menghasilkan produk bagi kesejahteraan manusia.
Didasarkan pada kerumitan prosesnya dapat dibedakan menjadi bioteknologi
konvensional dan bioteknologi modern.
A1. Bioteknologi Konvensional
-
Bioteknologi Konvensional adalah bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme
sebagai alat untuk menghasilkan produk dan jasa, misalnya jamur dan bakteri
menghasilkan enzim tertentu untuk metabolisme tubuh sehingga diperoleh produk
yang diinginkan. Contohnya tape, dibuat dengan memanfaatkan mikroorganisme pada
ragi.
-
Ciri-cirinya
adalah :
Ø menggunakan cara-cara/teknik sederhana, tanpa
menggunakan alat-alat yang banyak atau rumit,
Ø diproduksi dalam jumlah kecil serta tidak
menggunakan metode/prinsip ilmiah. Bioteknologi ini biasanya hanya menggunkan
satu mikroorganisme saja seperti bakteri dan fungi..
Ø Pada umumnya melalui fermentasi.
Fermentasi adalah proses produksi energi
dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen . Secara umum, fermentasi
adalah salah satu bentuk respirasi respirasi anaerobik anaerobik. • Gula adalah
bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah
etanol, asam laktat.
Fermentasi alkohol • Fermentasi alkohol
merupakan suatu reaksi pengubahan glukosa menjadi etanol (etil alkohol) dan
karbon dioksida. Organisme yang berperan berperan yaitu Saccharomyces
Saccharomyces cerevisiae cerevisiae (ragi) untuk pembuatan tape, roti atau
minuman keras. Reaksi Kimia: • C6H12O6 → 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP
Fermentasi asam laktat • Fermentasi asam
laktat adalah respirasi yang terjadi pada sel hewan atau manusia, ketika
kebutuhan oksigen tidak tercukupi akibat bekerja terlalu berat • Di dalam sel
otot asam laktat dapat menyebabkan gejala kram dan kelelahan kelelahan. Laktat
yang terakumulasi terakumulasi sebagai produk limbah dapat menyebabkan otot
letih dan nyeri, namun secara perlahan diangkut oleh darah ke hati untuk diubah
kembali menjadi piruvat. Glukosa dipecah manjadi 2 molekul asam piruvat melalui
glikolisis , membentuk 2 ATP dan 2 NADH
Fermentasi asam cuka • Fermentasi ini
dilakukan oleh bakteri asam cuka (acetobacter aceti) dengan substrat etanol.
Macam macam produk bioteknologi konvensioanal:
1.
Tape
- memanfaatkan mikroorganisme pada ragi.
- Bahan utama yang digunakan adalah singkong atau
beras ketan.
-
Mikroorganisme
mengubah zat organik menjadi zat organik lain yaitu singkong difermentasi
menjadi tape dengan menggunakan khamir (jenis jamur pada ragi) yaitu Saccharomyces cerevisiae yang berfungsi mengubah glukosa
menjadi alcohol.Fermentasi tape memanfaatkan respirasi anaerob (pernapasan
tanpa oksigen) pada mikroorganisme.
2.
Yoghurt adalah
hasil fermentasi susu menggunakan bakteri Streptococcus thermophillus atau
Lactobacillus bulgaricus yang dapat mengubah laktosa pada susu menjadi asam
laktat, pecahnya protein pada susu menyebabkan susu menjadi kental dan terasa.
Proses penguraian ini disebut fermentasi asam laktat dan hasil akhirnya menjadi
yogurt.
3.
Keju adalah bahan
makanan yang dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat pada susu melalui
proses pengentalan (koagulasi); dilakukan dengan bantuan bakteri Lactobacillus
bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Yang dapat menghasilkan enzim
renin, sehingga protein pada susu akan menggumpal dan membagi susu menjadi cair
dan padatan (dadih).
4.
Tempe adalah
makanan tradisional khas Indonesia hasil fermentasi. Fermentasi dilakukan
dengan menumbuhkan jamur Rhizopus oryzae dan Rhizopus oligosporus pada biji
kedelai. Pada proses pertumbuhan, jamur menghasilkan benang-benang yang disebut
hifa. Hifa mengakibatkan biji kedelai
saling terikat dan membentuk struktur yang kompak. Saat pertumbuhan jamur,
jamur membuat suatu enzim protease yang dapat menguraikan protein kompleks pada
kedelai menjadi asam amino yang lebih mudah dicerna oleh tubuh manusia.
5.
Kecap adalah
produk hasil bioteknologi yang terbuat dari kacang kedelai. Kedelai
difermentasi menggunakan jamur Aspergillus wentii, kemudian kedelai hasil
fermentasi dikeringkan dan direndam dalam larutan garam. Pembuatan kecap
dilakukan melalui proses perendaman kedelai dengan larutan garam, sehingga
pembuatan kecap dinamakan fermentasi garam.
6.
Jamur Aspergillus
wentii merombak protein menjadi asam-asam amino, komponen rasa, asam, dan aroma
khas.
7.
Pembuatan roti
memanfaatkan fermentasi yang dibantu oleh yeast (khamir) yaitu Saccharomyces
cereviciae. Yeast merupakan jamur yang ditambah pada adonan tepung dan
menimbulkan proses fermentasi yang menghasilkan gas CO2 dan alkohol.
8.
Minuman beralkohol
: Pembuatan minuman beralkohol menggunakan fermentasi dengan bantuan jamur
Aspergillus oryzae. Jamur Aspergillus oryzae menghasilkan enzim amilase yang
dapat menguraikan amilum menjadi glukosa atau gula. Selanjutnya, gula
difermentasikan lanjut menjadi alkohol dan gas karbondioksida.
9.
Pemerintah memberi
batasan dalam pengonsumsian alkohol melalui BPOM (Badan Pengawas Obat dan
Makanan) dengan memberikan rekomendasi batasan alkohol pada makanan dan minuman
sebanyak – banyaknya 5%, jika lebih dari 2%, BPOM menyatakan makanan dan
minuman tersebut berbahaya untuk kesehatan.
Sumber
:
-
https://wirahadie.com/bioteknologi-pangan
- https://tedjo21.files.wordpress.com/2009/09/06-ipa-kls-9-bab-5.pdf


0 Comments